Uncategorized
Perbedaan Keramik, Porcelain Tile, Granit & Homogeneous Tile
Reading Time: 2 minutesMemilih penutup lantai atau dinding terasa mudah sampai beberapa istilah muncul di rak yang sama. Ada keramik dan porcelain tile. Di sebelahnya, granit tile serta homogeneous tile bisa terlihat hampir serupa. Karena itu, memahami perbedaan keramik dan granit sebaiknya tidak berhenti pada motif atau kilap permukaan. Karakter badan material perlu diperiksa. Area pemasangan juga ikut […]
jKramik
Oct 16 2026
}
Waktu Baca: 2 menit
Reading Time: 2 minutes

Memilih penutup lantai atau dinding terasa mudah sampai beberapa istilah muncul di rak yang sama. Ada keramik dan porcelain tile. Di sebelahnya, granit tile serta homogeneous tile bisa terlihat hampir serupa.

Karena itu, memahami perbedaan keramik dan granit sebaiknya tidak berhenti pada motif atau kilap permukaan. Karakter badan material perlu diperiksa. Area pemasangan juga ikut menentukan apakah sebuah produk cocok untuk ruang.

Perbedaan Keramik dan Granit Tidak Hanya dari Tampilan

Keramik umumnya memiliki badan material yang berbeda dari lapisan permukaannya. Porcelain tile dibuat dengan badan lebih padat dan daya serap air relatif lebih rendah dibanding keramik biasa. Namun, nama produk di pasar belum tentu menjelaskan karakter material secara lengkap.

Granit tile dan homogeneous tile juga sering dibahas dalam kelompok produk serupa. Karena istilah antarprodusen dapat berbeda, spesifikasi produk tetap lebih penting daripada nama di kemasan.

Gambaran Ringkas Empat Jenis Tile

Bandingkan badan material dan daya serap airnya. Permukaan serta area penggunaan juga perlu diperhatikan.

  • Keramik: badan dan lapisan permukaannya umumnya berbeda. Daya serap air relatif lebih tinggi dibanding porcelain. Motifnya beragam dan pemakaian perlu mengikuti spesifikasi produk.
  • Porcelain tile: badan material lebih padat dengan daya serap air relatif rendah. Permukaannya beragam dan dapat digunakan di berbagai area sesuai tipe produk.
  • Granit tile: merupakan produk tile buatan pabrik, bukan potongan granit alam. Daya serap airnya umumnya rendah. Area penggunaan tetap mengikuti spesifikasi produk.
  • Homogeneous tile: memiliki badan material yang cenderung seragam dan padat. Daya serap airnya umumnya rendah. Karakter material dapat berlanjut ke bagian badan tile.

Gunakan daftar ini sebagai gambaran awal. Produk yang tampak serupa bisa mempunyai spesifikasi berbeda.

Granit Tile Tidak Sama dengan Granit Alam

Granit alam adalah batu alami, sedangkan granit tile merupakan produk tile buatan pabrik. Jadi, nama granit tile tidak otomatis berarti material tersebut dibuat dari potongan batu granit alam.

Istilah granit tile dapat beririsan dengan penyebutan porcelain atau homogeneous tile di pasar. Batas istilah tersebut tidak selalu sama pada setiap produsen. Membaca spesifikasi produk akan memberi gambaran lebih jelas.

Pilih Material Berdasarkan Area Penggunaan

Tidak ada satu material yang otomatis paling tepat untuk semua ruangan. Keramik dapat cocok untuk banyak kebutuhan. Porcelain atau granit tile dapat dipertimbangkan ketika badan yang lebih padat dibutuhkan.

Untuk area yang sering terkena air, jangan hanya melihat daya serap. Karakter permukaan juga penting karena tile yang terlalu licin belum tentu nyaman digunakan. Inilah alasan perbedaan keramik dan granit sebaiknya dibaca bersama kebutuhan ruang, bukan sebagai ranking kualitas.

Apakah granit tile sama dengan granit alam?

Tidak. Granit alam merupakan batu alami, sedangkan granit tile adalah produk tile buatan pabrik.

Apakah porcelain tile selalu lebih baik daripada keramik?

Belum tentu. Pilihan tetap perlu disesuaikan dengan lokasi pemasangan dan spesifikasi produk.

Apa yang perlu dicek sebelum memilih tile?

Mulailah dari area pemasangan. Setelah itu, periksa karakter permukaan dan spesifikasi dari produsen.

Bagaimana memilih tile untuk area yang sering terkena air?

Perhatikan daya serap sekaligus karakter permukaannya. Pastikan keduanya sesuai dengan fungsi area pemasangan.

Setelah memahami perbedaan keramik dan granit, Anda bisa mulai dari pilihan keramik atau porcelain tile. Granit tile juga dapat dipertimbangkan sesuai area penggunaan. Jika masih ragu, konsultasikan kebutuhan ruang agar pilihan material sesuai untuk pemakaian sehari-hari.

BACA JUGA

Inspirasi & Tips Lainnya

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik per m² dan per Dus

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik per m² dan per Dus

Mengukur luas lantai biasanya bukan bagian yang paling membingungkan. Keraguan justru sering muncul setelahnya: dari luas tersebut, sebenarnya perlu berapa dus keramik? Cara menghitung kebutuhan keramik akan lebih mudah kalau Anda memakai dua angka yang jelas, yaitu...

Butuh bantuan memilih produk?

Sampaikan luas ruangan, area pemasangan, dan kisaran desain yang
diinginkan. Tim kami akan memberikan rekomendasi terbaik secara gratis.